JANGAN anggap enteng jika tanpa gejala suhu tubuh anak mendadak panas tinggi yang berlangsung selama sepekan. Bisa jadi itu merupakan tanda awal kawasaki syndrome.
Kawasaki ini bukanlah merek sepeda motor buatan Jepang, melainkan sejenis penyakit komplikasi berbahaya yang menyerang anak-anak, khususnya balita. Jika tiba-tiba tanpa gejala suhu tubuh anak mendadak panas tinggi mencapai 39-40 derajat Celsius dan berlangsung selama lima hari, itu merupakan gejala yang dikenal dengan nama kawasaki syndrome atau mucocutaneous lymphnode syndrome (MLNS).
Selain panas demam yang tidak turun selama hampir satu minggu, biasanya juga disertai dengan kemerahan dan iritasi di bagian putih kedua belah mata, terjadinya pembengkakan pada kelenjar lymphe (kelenjar getah bening) di leher. Kawasaki syndrome juga menyebabkan iritasi dan inflamasi pada bibir, rongga mulut, dan tenggorokan. Anak yang menderita penyakit ini kerap tampak tidak nyaman dan selalu rewel.
Penyakit yang ditemukan Dr Tomisaku Kawasaki dari Jepang ini, rata-rata diidap oleh 80 persen anak berumur di bawah lima tahun. Umumnya juga menyerang bayi berusia tiga bulan dan bayi berusia delapan bulan. Bahkan, dalam penelitian terbaru, penderita kawasaki syndrome 60 persen diderita anak laki-laki keturunan ras Asia.
Kawasaki syndrome jika tidak diketahui dan ditangani sedini mungkin, bisa memicu penyakit jantung (acquired heart disease). Tercatat, jumlah penderita kawasaki syndrome di Amerika Serikat sebanyak 4.000 kasus dalam satu tahun. Adapun di Indonesia terjadi 100 kasus kawasaki syndrome dalam satu tahun dan diprediksi akan meningkat 6.000 hingga 7.000 kasus dalam satu tahun. Baca entri selengkapnya »
KatA Mereka